Kabupaten Barito Kuala

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
Lambang
Lambang
Kabupaten Barito Kuala adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Marabahan. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 3.284 km² dan berpenduduk sebanyak 245.914 jiwa (2000). Kabupaten Barito Kuala merupakan pemekaran dari Kabupaten Banjar.
Motto : "Selidah"
Maskot fauna : "ikan belida"

Daftar isi


Wilayah administrasi

Kabupaten Barito Kuala terbagi menjadi 3 Sub Wilayah Pembangunan yaitu :
Sub Wilayah Pembangunan I (1.217,73 km²; 51,25 %)dengan pusatnya Marabahan, meliputi kecamatan :
  1. Marabahan: -- km²( --%) (kec. pemekaran Bakumpai)
  2. Bakumpai: 369,38 km²(15,54 %) terdiri 15 desa, 3 kelurahan
  3. Cerbon: 108,23 km² (4,55 %) terdiri 8 desa
  4. Barambai: 186,19 km² (7,84 %) terdiri 10 desa
  5. Tabukan: 165,15 km² (6,95 %) terdiri 13 desa
  6. Kuripan: 123,10 km² (5,18 %) terdiri 9 desa
  7. Belawang: 265,69 km² (11,18 %) terdiri 28 desa
  8. Wanaraya: -- km² ( --%) (kec. pemekaran Belawang)
Sub Wilayah Pembangunan II (441,72 km²; 18,59 %)dengan pusatnya Berangas, meliputi kecamatan :
  1. Alalak: 94,39 km² (3,97 %) terdiri 18 desa
  2. Rantau Badauh: 119,93 km² (5,05 %) terdiri 9 desa, 2 kelurahan
  3. Mandastana: 227,40 km² (9,57 %) terdiri 21 desa
Sub Wilayah Pembangunan III (594,10 km²; 25,00 %)dengan pusatnya Tamban, meliputi kecamatan :
  1. Tamban: 152,91 km² (6,44 %) terdiri 16 desa
  2. Anjir Pasar: 118,67 km² ( 4,99 %) terdiri 15 desa
  3. Anjir Muara: 85,99 km² (3,62 %) terdiri 15 desa
  4. Mekarsari: 163,45 km² (6,88 %) terdiri 9 desa
  5. Tabunganen: 191,75 km² (8,07 %) terdiri 14 desa

Suku bangsa

Suku asli adalah suku Banjar yang terdapat di seluruh kecamatan dan suku Dayak Bakumpai yang terdapat di kecamatan Bakumpai, Kuripan dan Tabukan serta Orang Barangas di Kecamatan Alalak. Suku bangsa di kabupaten ini antara lain:
  1. Suku Banjar: 184.180 jiwa
  2. Suku Bakumpai: 18.892 jiwa
  3. Suku Jawa: 37.121 jiwa
  4. Suku Sunda: 1.249 jiwa
  5. Suku Buket: 826 jiwa
  6. Suku Madura: 299 jiwa
  7. Suku Bugis: 211 jiwa
  8. Lainnya : 3.126 jiwa
(Sumber:Badan Pusat Statistik - Sensus Penduduk tahun 2000)

Pulau-pulau

Barito Kuala memiliki beberapa delta yang disebut pulau. Pulau tersebut terdapat di tengah-tengah sungai Barito yang membelah kabupaten Barito Kuala. Sungai Barito lebarnya lebih dari 1 km. Delta tersebut antara lain :
  1. Pulau Kembang (hutan wisata, habitat kera ekor panjang)
  2. Pulau Bakut (terdapat jembatan Barito)
  3. Pulau Kaget (cagar alam, habitat kera hidung panjang yaitu bekantan)
  4. Pulau Sugara (pulau yang berpenduduk)
  5. Pulau Alalak (pulau yang berpenduduk)
  6. Pulau Sewangi(pulau yang berpenduduk)

Lagu Daerah


Sejarah

1400 : Bandar Muara Bahan sebagai bandar Kerajaan Negara Daha, tempat kediaman Patih Arya Taranggana.
1900 : Onderafdeeling Bakoempai dipimpin : Controleur der 2de klasse : R. C. L. Bosch
1900 : Distrik Bakoempai dengan Kepala Distrik adalah Haji Mohammad Adrak bin Abdurrahim.



Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan

Kecamatan: Alalak | Anjir Muara | Anjir Pasar | Bakumpai | Barambai | Belawang | Cerbon | Kuripan | Mandastana | Marabahan | Mekar Sari | Rantau Badauh | Tabukan | Tabunganen | Tamban | Wanaraya